​Siaga Bencana! BPBD Banyuwangi Gelar Rakor Mitigasi Di Glenmore, Libatkan TNI-Polri dan Stakeholder Kunci

Glenmore, Banyuwangi – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi antarlembaga menghadapi potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Mitigasi Bencana. Acara ini berlangsung pada Rabu, 03 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Kantor Kecamatan Glenmore.

​Kegiatan penting ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Banyuwangi, Bapak Danang Hartanto, dan dihadiri oleh sejumlah unsur penting dari dua kecamatan, yaitu Glenmore dan Kalibaru.

​Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci
​Rakor ini menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana. Berbagai pihak yang hadir menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga wilayah.

​Daftar Kehadiran Tokoh Kunci:
– ​Bapak Eko Yulianto (Camat Glenmore)
– ​H. M. Luqman, S.Sos., MBA., M.M (Plt. Camat Kalibaru)
– ​AKP Budi Hermawan S.H MA. (Kapolsek Glenmore)
– ​AKP Achmad Junaidi, S.H. (Kapolsek Kalibaru)
– ​Perwakilan Kodim 0825/Banyuwangi, diwakili oleh jajaran Danramil Glenmore dan Kalibaru.
– ​Perwakilan PTPN Glenmore dan Kalibaru.
– ​Perwakilan Perhutani Glenmore dan Kalibaru.
– ​Perwakilan dari 6 Kepala Desa dari Kecamatan Glenmore dan Kalibaru.
– ​Anggota BPBD Kabupaten Banyuwangi.

​Kegiatan diawali dengan sambutan dari Camat Glenmore dan Plt. Camat Kalibaru, yang menekankan pentingnya kewaspadaan di wilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana. Puncak acara adalah Paparan dari Kalaksa BPBD Kab. Banyuwangi, Bapak Danang Hartanto, mengenai langkah-langkah mitigasi strategis yang harus dilakukan bersama.

​Uniknya, kegiatan ini juga memasukkan dimensi spiritual dengan agenda Pembacaan Surat Yasin dan Tahlil serta Pembacaan Doa di akhir acara. Hal ini mencerminkan harapan agar Banyuwangi dijauhkan dari musibah, sekaligus memohon kelancaran dalam setiap upaya penanggulangan bencana.

​Rakor ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas daerah dan membangun kesadaran kolektif masyarakat Banyuwangi, khususnya di wilayah Glenmore dan Kalibaru, agar lebih siap dan tanggap dalam menghadapi segala bentuk potensi bencana alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *