BANYUWANGI – Sinergi antara TNI dan rakyat bukan sekadar slogan di Kecamatan Siliragung. Personel Babinsa Posramil 24 Siliragung membuktikannya dengan aksi nyata: mulai dari mencangkul tanah demi akses jalan yang layak hingga terjun langsung memetik buah naga bersama para petani lokal, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat gotong royong ini difokuskan pada dua agenda utama: perbaikan infrastruktur jalan pertanian dan pendampingan masa panen.
Sadar bahwa akses jalan yang rusak seringkali menjadi penghambat utama distribusi hasil bumi, Babinsa bersama warga melakukan pembersihan dan pengurukan jalan menuju lahan pertanian. Langkah ini diambil agar kendaraan pengangkut tidak lagi terkendala medan yang sulit, terutama saat musim hujan.
”Akses yang baik adalah kunci. Jika jalannya lancar, mobilitas petani meningkat dan biaya angkut bisa ditekan,” ujar salah satu personel Babinsa di sela-sela kegiatannya.
Tak berhenti pada urusan infrastruktur, para “seragam hijau” ini juga terlihat antusias membantu warga memanen buah naga. Kehadiran mereka di tengah kebun memberikan suntikan semangat bagi para petani yang sedang sibuk menghadapi puncak musim panen.
Dampak Positif bagi Masyarakat:
– Efisiensi Waktu: Proses panen menjadi lebih cepat dengan bantuan tenaga tambahan dari Babinsa.
– Kesejahteraan: Akses jalan yang diperbaiki diharapkan mampu menjaga kualitas buah naga tetap segar hingga ke tangan pembeli karena durasi pengiriman yang lebih singkat.
– Kemanunggalan TNI-Rakyat: Memperkuat ikatan emosional antara aparat kewilayahan dengan warga binaannya.
Salah satu petani setempat menyampaikan apresiasinya atas inisiatif ini. Ia berharap perbaikan akses tersebut menjadi titik balik meningkatnya produktivitas pertanian di wilayah Siliragung.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi dan solusi bagi kesulitan rakyat di lapangan.
